Fakta Tersembunyi dari Beberapa Hewan

Fakta Tersembunyi Dari Hewan

Fakta Tersembunyi Dari Hewan
Fakta Tersembunyi Dari Hewan

Kali ini saya akan berbagi fakta-fakta hewan

yang jarang terdengar. Tulisan ini saya tulis setelah membaca karena saya sendiri sangat menyadari pentingnya berbagi, terutama berbagi ilmu tanpa adanya jual-beli ilmu.

Buaya tidak dapat menangis

karena itu muncul istilah ‘air mata buaya’ bagi mereka yang suka berpura-pura.
Untuk mendapatkan madu sebanyak sendok makan, lebah harus mengunjungi kurang lebih 4000 bunga.
Dalam waktu 1 detik, lalat mampu mengepakkan sayapnya sebanyak 340 kali.

Semut selalu jatuh ke kanan saat diracuni.

Buaya biasanya menelan batu untuk membantu mencerna makanan dan menyelam lebih dalam.
Burung pelatuk dapat mematuk sebanyak 20 kali dalam waktu 1 detik.
Kerang mampu berganti-ganti jenis kelamin.
Semua serangga mempunyai 6 kaki.
Kucing menghabiskan 66% dari waktu hidupnya dengan tidur.
Lebah madu mempunyai ramput pada matanya.
Lumba-lumba tidur dengan satu mata terbuka.
Kucing dapat menghasilkan 100 macam suara yang berbeda.
Anjing hanya dapat menghasilkan 10 macam suara yang berbeda.
Katak tidak pernah minum karena mereka sudah dapat menyerap air melalui kulitnya.

Untuk memroduksi selusin telur, seekor ayam betina harus memakan makanan sebanyak kurang lebih 1.8 kg.

Lalat meloncat mundur saat akan terbang.

Seekor kecoak dapat hidup selama beberapa minggu tanpa kepala, sebelum ia mati karena kelaparan.
Selain manusia, gajah adalah satu-satunya mamalia yang dapat menangis.
Salah satu perbedaan antara katak dengan kodok adalah bahwa katak dapat melompat sedangkan kodok tidak.
Jantung ikan paus biru berdenyut rata-rata sebanyak 9 kali dalam semenit.
Tikus beranak pinak sangat cepat dan dalam waktu 18 bulan, dua ekor tikus dapat memiliki lebih dari 1 juta keturunan.

Gigi berang-berang tak pernah berhenti tumbuh.

Kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang.
Kupu-kupu melihat dengan 12000 mata.
Jerapah memiliki tekanan darah paling tinggi di antara semua hewan.
Seekor gajah dapat mati karena patah hati.
Seekor panda dewasa makan selama 12 jam dalam satu hari.
Sapi dapat mendengar suara berfrekuensi lebih rendah dan lebih tinggi daripada frekuensi suara yang dapat didengar manusia.

Baca Juga : 

Cara Mendapatkan Effortless Look

Cara Mendapatkan Effortless Look

Cara Mendapatkan Effortless Look
Cara Mendapatkan Effortless Look

pakah kamu sering mendapat celotehan-celotehan seperti itu dari orang-orang di sekitarmu? Padahal sebenarnya kamu sudah berusaha cukup keras untuk tampil rapi pada hari itu. Atau kamu memang gak ada waktu untuk berdandan lama-lama? Sebenarnya gak perlu ribet dan makan waktu untuk terlihat polished setiap harinya, cukup dengan memperhatikan enam trik berikut dan kamu bisa mendapatkan effortless look yang kece. Yuk, simak!

Cara Mendapatkan Effortless Look

Potongan pakaian yang pas

Selain membuatmu tidak nyaman, pakaian yang kekecilan atau kelonggaran akan membuat tampilanmu kurang enak dilihat. Pakaian yang pas di tubuh akan membuat penampilan lebih rapi.Baju yang terlalu ketat atau kekecilan bisa membuat orang bertubuh kurus terlihat makin kurus dan membuat orang bertubuh besar makin tampak gemuk.

Sementara pemakaian baju yang terlalu besar akan membuatmu terlihat “tenggelam”. Jadi, sebaiknya kamu pakai baju yang pas di badan, tidak terlalu ketat dan juga tidak terlalu besar.

Katakan tidak pada pakaian kusut

Pakaian yang kusut akan membuat penampilanmu terlihat berantakan. Ketahuan kalau kamu buru-buru dan gak niat. Nah, salah satu triknya adalah dengan menggunakan pakaian yang terbuat dari bahan anti-kusut seperti polyester, nilon, atau beberapa tipe katun.

Jika kamu harus menggunakan pakaian tertentu dan tidak sempat menyetrikanya, kamu bisa menggunakan metode shower-steam alias memakai uap pancuran air panas. Jadi kamu hanya perlu menyalakan air panas dari shower, bisa juga sambil mandi, lalu gantung pakaian yang kusut di dalam kamar mandi (hindari agar tidak terkena air dari shower), dan tutup pintu. Uap panas dari shower akan berkumpul dan hanya dalam waktu 10 menit, pakaian pun akan tampak rapi seperti habis disetrika. Metode ini hampir sama seperti cara kerja steam iron.

Kuku yang rapi

Percuma penampilan rapi dari kepala hingga kaki, tapi ternyata kukumu jorok dan banyak kotoran. Terlihat banget kamu kurang teliti sama penampilanmu. Kuku yang rapi dan bersih tidak hanya melindungimu dari berbagai kuman dan bakteri, tapi juga membuat penampilanmu lebih rapi.

Kuku yang bersih menunjukkan kesan bahwa kamu benar-benar memperhatikan detail penampilanmu. Gak perlu ke salon untuk mendapatkan kuku yang rapi dan bersih, cukup beli perlengkapan perawatan kuku di sini dan kamu bisa langsung manicure padicure di rumah sendiri.

Sepatu bersih

Sepatu itu penyempurna penampilan. Kalau rutin dibersihkan, dijamin penampilanmu akan selalu menawan. Sepatu yang bersih akan membuat penampilanmu terlihat oke. Meski pakaianmu oke banget, akan percuma jika sepatumu ternyata kotor atau udah dua tahun belum dicuci. Waduh!

Sumber : https://merkterbaik.com/

Pemprov Jabar dan Australia Selatan Lakukan Kerja Sama Literasi

Pemprov Jabar dan Australia Selatan Lakukan Kerja Sama Literasi

 

Pemprov Jabar dan Australia Selatan Lakukan Kerja Sama Literasi

Pemerintahan Provinsi Jawa Barat

melakukan kerja sama dengan Pemerintahan Australia Selatan dalam bidang pendidikan. Literasi menjadi salah satu yang termasuk dalam kerangka kerja sama yang dilaksanakan hingga 2020 mendatang.

Widyaiswara Dinas Pendidikan Jawa Barat

Eep Saeful RF mengatakan pengembangan literasi tersebut direalisasikan dengan mengadakan Workshop Pengembangan Minat Baca, bagi Siswa SMA di Jawa Barat Tahun 2018. Diikuti oleh 150 siswa untuk angkatan pertama, kegiatan tersebut dilaksanakan mulai 13-16 November 2018, di Grand Hotel Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Dan output dari kegiatan workshop ini salah satunya diwujudkan dalam bentuk penulisan buku. Buku ini yang nantinya dibagikan di Negara Australia dengan ditulis dalam dua bahasa,” ujar Eep.

Eep menjelaskan buku yang nantinya diberi judul “Sampurasun,”

berisi hal-hal menarik tentang Jawa Barat. Karya tersebut merupakan kumpulan tulisan siswa, yang ditulis sebanyak 250 kata. Setelah itu, buku akan diterbitkan dan diserahkan kepada Pemerintahan Australia.

Selain itu, Eep mengatakan workshop yang diselenggarakan bertujuan untuk tiga hal, pertama untuk menumbuhkembangkan minat membaca dan menulis pada siswa SMA. Dengan hal tersebut, siswa akan lebih termotivasi dan dan lebih berminat dalam aktifitas membaca dan menulis. Kedua, untuk meningkatkan kemampuan dan membekali siswa dengan kemampuan dalam hal mengembangkan strategi membaca.

“Di abad 21 ini

keterampilan membaca memang menduduki peran yang sangat penting. Oleh karena itu, membaca itu harus dipelajari. Bagaimana membaca yang benar, bagaimana membaca sampai menghasilkan pengetahuan, dan akhirnya menjadi orang yang literat dengan membaca,” ujar Eep.

Eep mengatakan, tujuan yang ketiga adalah dengan workshop tersebut ia menginginkan anak-anak memperoleh wawasan dan pengalaman dalam menulis. Anak-anak akan membuat tulisan dan produk tulisan tersebut akan diterbitkan dalam sebuah buku.

Eep mengharapkan anak-anak menjadi generasi yang mencinta membaca dan menulis. Selama ini, masyarakat Indonesia dianggap sebagai masyarakat dengan minat baca yang sangat rendah. Dengan kegiatan kali ini, diharapkan dapat menjadi sebuah terobosan dalam meningkatkan minat membaca dan menulis.

“Semoga mereka dapat menjadi generasi dengan minat baca yang tinggi dan juga kemampuan menulisnya yang tinggi,” ujar Eep.

 

Artikel Terkait:

Berencana Liburan ke Pantai, Intip Inspirasi Busananya Berikut Ini

Berencana Liburan ke Pantai, Intip Inspirasi Busananya Berikut Ini

 

Berencana Liburan ke Pantai, Intip Inspirasi Busananya Berikut Ini

Jakarta Pantai memang jadi destinasi wisata favorit semua orang saat musim panas tiba. Nah, jika Anda pun berencana menghabisi waktu liburan ke pantai, Anda harus mengenakan busana yang lebih segar. Butuh inspirasi? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

1. Rok Polka dots

Coba kenakan rok motif polka dots berdetail ruffles dengan tank top warna netral. Bentuk rok ruffles yang berbahan flowy, bisa memberikan tampilan ke pantai jadi lebih chic. Lengkapi dengan aksesori liburan seperti tas kayu dan kacamata hitam.

2. Long Dress

Saat akan mengenakan bikini, Anda bisa memadukannya dengan long dress berdetail transparan. Agar suasana pantai semakin terasa, pilih long dress warna putih dan kenakan dengan sling bag dan kacamata hitan.

3. Mini Dress

Pilih mini dress yang berpotongan simple, misalnya memilih dress warna putih berdetail puff pada lengan. Agar penampilan Anda terlihat makin kece, lengkapi dengan tas jinjing berbahan rotan.

4. Floral Dress

Tak ada salahnya mengenakan padanan dress motif floral dengan belahan sebatas paha. Cukup lengkapi dengan sepatu sneakers atau sandal flip flop yang khas pantai.

 

Sumber : https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Edukasi Pendidikan Antikorupsi, Jaksa Masuk Sekolah

Edukasi Pendidikan Antikorupsi, Jaksa Masuk Sekolah

 

Edukasi Pendidikan Antikorupsi, Jaksa Masuk Sekolah

Generasi muda dituntut untuk menjadi generasi antikorupsi. Untuk menyiapkan itu semua, diperlukan pengenalan sejak dini seputar tindak pidana korupsi agar siswa mampu memahami dan mengerti seluk beluk tentang pelenggaran hukum tersebut. Berangkat dari sana, Lewat program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menyelenggarakan seminar Pembinaan Masyarakat Taat Hukum di SMAN 9 Bandung, Jalan LMU Suparmin, Kota Bandung, Kamis, 15 November 2018.

Jaksa Fungsional Bidang Intelejen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

Suhardi Rusdi menuturkan, materi yang disampaikan kepada siswa adalah pengenalan tindak pidana korupsi. “Kita beri pengantar mengenai pengertian tindak pidana koruspi, faktor apa saja penyebabnya, apa resikonya dan bagaiamana penanggulangannya. Kita berusaha mengenalkan sedini mungkin agar mereka teredukasi dan dapat mengindarinya,” tutur Suhardi.

Suhardi juga mengatakan

dalam jangka waktu ke depan, lembaga pendidikan bisa mulai merumuskan kurikulum pendidikan yang didalamnya berisi tentang materi pengenalan tindak pidana korupsi seperti yang telah diterapkan di beberapa universitas. “Banyak para ahli yang merekomendasikan sebaiknya pendidikan korupsi masuk di kurikulum sekolah, entah itu sekolah menengah pertama atau atas. Tetapi tingkatannya hanya dalam tahap pengenalan saja. Saya kira itu bisa jadi bahan pertimbangan,” katanya.

Salah satu peserta

Hana Abigail mengaku mendapatkan wawasan baru seputar tindak pidana korupsi dari kegiatan tersebut. “Kita jadi tahu bagaimana caranya menghindari perbuatan buruk seperti itu (korupsi), juga teredukasi sama hal-hal yang belum pernah kita pelajari,” tutur siswa kelas XII IPS 3 tersebut.

Hal senada pun diucapkan oleh Sheren Audia. Dia mengatakan kegiatan tersebut mampu menjadi tumpuannya untuk bersikap. “Kita kan anak muda yang masih labil, jadi penting banget adanya penyuluhan ini. Kita mulai tahu apa-apa yang baik dan buruk buat kita,” tutur Sheren.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Fungsi, Tugas, dan Kewenangan Mahkamah Agung

Fungsi, Tugas, dan Kewenangan Mahkamah Agung

Fungsi, Tugas, dan Kewenangan Mahkamah Agung
Fungsi, Tugas, dan Kewenangan Mahkamah Agung

Pengadilan umum tertinggi di Indonesia dipegang oleh Mahkamah
Agung yang berkedudukan di ibu kota (Indonesia, Jakarta) atau di tempat
yang ditetapkan oleh presiden. Daerah hukumnya adalah seluruh wilayah
Indonesia. Melakukan pengawasan tertinggi atas segala tindakantindakan
pengadilan lain di seluruh Indonesia dan menjamin agar hukum
dilaksanakan dengan sepatutnya merupakan kewajiban utama MA.
Tahun 1945 yang dituangkan dalam UU No.1 tahun 2004 tentang
Kekuasaan Kehakiman, kemudian diatur lebih lanjut dalam UU No. 5
tahun 2004, mempunyai kekuasaan dan kewenangan sebagai berikut.
(1) Memberikan nasihat hukum kepada presiden selaku kepala negara
untuk pemberian dan penolakan grasi.
(2) Memeriksa dan memutuskan permohonan kasasi dan sengketa
tentang kewenangan.
(3) Melaksanakan tugas dan kewenangan lain berdasarkan undangundang.
(4) Mengadili permohonan peninjauan kembali (PK) putusan pengadilan
yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
(5) Memberi pertimbangan dalam bidang hukum, baik diminta ataupun
tidak kepada lembaga tinggi negara.
(6) Menguji secara material hanya terhadap peraturan perundangundangan
di bawah undang-undang.

Fungsi atau tugas Mahkamah Agung adalah

(1) untuk kepentingan negara dan keadilan MA memberi peringatan,
teguran, dan petunjuk yang dipandang perlu, baik dengan surat
tersendiri maupun dengan surat edaran;
(2) melakukan pengawasan tertinggi terhadap pelaksanaan peradilan
di semua lingkungan peradilan dalam menjalankan kekuasaan
kehakiman;
(3) mengawasi dengan cermat semua perbuatan para hakim di semua
lingkungan peradilan;
(4) mengawasi tingkah laku dan perbuatan para hakim di semua
lingkungan peradilan dalam menjalankan tugasnya.

Tugas dan kewenangan  Mahkamah Agung

Di samping itu, memiliki tugas dan kewenangan  Mahkamah Agung
lain di luar lingkungan peradilan yang meliputi:
(1) memutuskan dalam tingkat pertama dan terakhir semua sengketa
yang timbul karena perampasan kapal asing dan muatannya oleh
kapal perang Republik Indonesia berdasarkan peraturan yang
berlaku;
(2) menyatakan tidak sah semua peraturan perundang-undangan di
tingkat yang lebih rendah daripada undang-undang atas alasan
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih
tinggi;
(3) memberikan pertimbangan-pertimbangan dalam bidang hukum, baik
diminta maupun tidak, kepada lembaga tinggi negara yang lain;
(4) memberikan nasihat hukum kepada presiden selaku kepala negara
dalam rangka pemberian atau penolakan grasi;
(5) bersama pemerintah melakukan pengawasan atas penasihat hukum
dan notaris.

Susunan organisasi MA

Susunan organisasi MA terdiri atas pimpinan, hakim anggota,
panitera, dan seorang sekretaris. Pimpinan MA terdiri atas seorang ketua,
dua orang wakil ketua, dan beberapa orang ketua muda yang masing
masing memimpin satu bidang khusus. Para hakim yang bekerja dalam
lingkup MA disebut hakim agung. Jumlah hakim agung paling banyak 60
orang. Ketua dan wakil ketua MA dipilih oleh para hakim agung
berdasarkan nama-nama calon yang diajukan oleh DPR dan Komisi
Yudisial, dan diangkat oleh presiden.

Baca Artikel Lainnya:

Instrumen Hukum HAM Internasional

Instrumen Hukum HAM Internasional

Instrumen Hukum HAM Internasional
Instrumen Hukum HAM Internasional

Pelaksanaan perlindungan HAM di berbagai negara dilakukan dengan
mengacu pada berbagai instrumen HAM internasional. Beberapa instrumen
hukum HAM internasional itu adalah sebagai berikut.

a. Hukum kebiasaan

Hukum kebiasaan merupakan hukum yang diterima melalui praktik umum.
Dalam menyelesaikan berbagai sengketa intemasional, hukum kebiasaan
merupakan salah satu sumber hukum yang digunakan oleh Mahkamah
Internasional. Hukum kebiasaan internasional mengenai HAM, antara lain,
terdiri dari larangan penyiksaan, larangan diskriminasi, larangan pembantaian
massal, larangan perbudakan dan perdagangan manusia, dan larangan
terhadap berbagai tindakan pembunuhan dan sewenang-wenang.

b. Piagam PBB

Dalam piagam PBB terdapat ketentuan mengenai HAM, di antaranya,
sebagai berikut.
1) Pasal 55 menyatakan: “… Perserikatan Bangsa-Bangsa akan
menggalakkan (a) standar hidup yang lebih tinggi, pekerjaan penuh,
kemajuan ekonomi, dan kemajuan serta perkembangan sosial; (b)
pemecahan masalah-masalah ekonomi, sosial, dan kesehatan
internasional dan masalah-masalah terkait lainnya; budaya internasional
dan kerja sama pendidikan; dan (c) penghormatan universal dan
pematuhan hak-hak asasi dan kebebasan dasar manusia bagi semua
tanpa pembedaan ras, jenis kelamin, bahasa, dan agama”.
2) Pasal 1 menyatakan: “Tujuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah
untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional … dan
menggalakkan serta meningkatkan penghormatan bagi hak asasi manusia
dan kebebasan fundamental bagi semua orang tanpa pembedaan ras,
jenis kelamin, bahasa, maupun agama …”.
3) Pasal 56 menyatakan: “Semua anggota berjanji kepada diri mereka sendiri
untuk melakukan tindakan secara bersama atau sendiri-sendiri dalam
bekerja sama dengan organisasi untuk pencapaian tujuan yang ditetapkan
dalam Pasal 55”.

c. The International Bill of Human Rights

The International Bill of Human Rights merupakan istilah yang digunakan
dalam pemilihan tiga instrumen utama HAM beserta dengan protokol opsinya.
Ketiga instrumen utama yang dimaksud tersebut meliputi: (a) Kovenan
Internasional mengenai Hak-Hak Sipil dan Politik (The International
Covenant on Civil and Political Rights/ICCPR); (b) Pernyataan Sedunia
mengenai Hak Asasi Manusia (The Universal Declaration of Human Rights/
UDHR); (c) Kovenan Internasional mengenai Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan
Budaya (The International Covenant on Economic, Social, and Cultural
Rights/ICESCR); (d) protokol opsi pertama pada ICCPR yang kini berubah
menjadi UDHR merupakan instrumen HAM terpenting. Semua instrumen
internasional HAM dan konstitusi di berbagai negara merujuk pada UDHR.

d. Traktat-traktat pada bidang khusus HAM

Dalam bidang-bidang tertentu yang berkenaan dengan HAM, ada
berbagai traktat khusus yang mempunyai kekuatan mengikat bagi negaranegara
pesertanya. Adapun traktat-traktat khusus yang terpenting adalah
Konvensi tentang Status Pengungsi, Konvensi tentang Pencegahan dan
Penghukuman Kejahatan Genosida, Konvensi mengenai Penghapusan Segala
Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan, Perlakuan dan Penghukuman Hak
Manusiawi atau yang Merendahkan Martabat, Konvensi mengenai Hak-Hak
Anak, Protokol mengenai Status Pengungsi, Konvensi Internasional mengenai
Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Ras, Konvensi mengenai
Penyiksaan dan Kekejaman Lainnya, dan Konvensi mengenai Protokol Opsi
pada ICCPR yang bertujuan menghapus hukuman mati.
PBB membentuk organ pelengkap untuk lebih mengefektifkan
implementasi berbagai ketentuan mengenai HAM tersebut, di antaranya, yaitu
Komisi Hak Asasi Manusia (The Commission on Human Rights/CHR).
Badan ini melakukan studi, mempersiapkan berbagai rancangan konvensi
dan deklarasi, melaksanakan misi pencarian fakta, membahas berbagai
pelanggaran HAM dalam sidang-sidang umum atau khusus PBB, serta
memperbaiki prosedur penanganan HAM. Untuk memantau pelaksanaan
traktat-traktat khusus di tiap-tiap negara peserta traktat, telah dibentuk enam
komite. Keenam komite tersebut adalah
1) Committee on the Rights of Child, mengawasi pelaksanaan Convention
on the Rights of the Childs (CRC);
2) Committee on the Elimination of Discrimination against Woman,
mengawasi pelaksanaan Convention on the Elimination of All Forms
of Discrimination against Woman (CEDAW);
3) ICCPR Human Rights Committee, mengawasi pelaksanaan
International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR);
4) Committee Against Torture, mengawasi pelaksanaan Convention
Against Torture and Other Cruel, Inhuman, or Degrading Treatment
or Punishment (CAT);
5) Committee on Economic, Social, and Cultural Rights, mengawasi
pelaksanaan International Covenant on Economic, Social, and
Cultural Rights (CESCR);
6) Committee on the Elimination of Racial Discrimination, mengawasi
pelaksanaan International Covenantion on the Elimination of All
Forms of Racial Discrimination (CERD).
e. Konvensi internasional tentang HAM
Konvensi internasional tentang hak asasi manusia merupakan wujud nyata
kepedulian masyarakat internasional akan penegakan, perlindungan,
pengakuan, dan pemajuan hak asasi manusia. Beberapa konvensi yang
berhasil diciptakan, di antaranya, sebagai berikut.
1) Universal Declaration of Human Rights (Pernyataan Hak Asasi
Manusia Sedunia)
Sidang Umum PBB tanggal 10 Desember 1948 menghasilkan deklarasi
yang dapat dikatakan sebagai pernyataan pertama dari masyarakat
internasional tentang perlunya pengakuan dan jaminan akan hak asasi manusia
ini. Deklarasi ini memang tidak mengikat negara anggota secara hukum, tetapi
paling tidak sudah menunjukkan komitmen bersama dan sebagai seruan moral
bagi bangsa-bangsa untuk menegakkan hak asasi manusia. Hak-hak yang
diperjuangkan masih terbatas pada hak ekonomi, politik, sipil, dan sosial.
Piagam ini merupakan hasil kompromi antara negara Barat yang
memperjuangkan hak-hak generasi pertama dengan negara-negara sosialis
(Timur) yang memperjuangkan hak-hak generasi kedua.
2) International Convenant of Civil and Political Rights (Perjanjian
Internasional tentang Hak Sipil dan Politik) dan International
Convenant of Economic, Social, and Cultural Rights (Perjanjian
Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya) tahun
1966
Secara aklamasi, kedua convenant (perjanjian) ini disetujui oleh negaranegara
anggota PBB. Kedua perjanjian ini lebih bersifat mengikat bagi negara
dalam memperoleh kesempatan untuk memilih salah satu atau kedua-duanya.
Negara yang menginginkan isi perjanjian ini berlaku di negaranya harus
melakukan proses ratifikasi terlebih dahulu. Hak-hak asasi manusia yang
tercantum di dalam dua perjanjian PBB ini oleh sebagian besar umat manusia
dianggap sudah bersifat universal.
3) Declaration on The Rights of Peoples to Peace (Deklarasi Hak
Bangsa atas Perdamaian) tahun 1984 dan Declaration on The Rights
to Development (Deklarasi Hak atas Pembangunan) tahun 1986
Kedua deklarasi ini dihasilkan oleh negara-negara Dunia Ketiga (negara
berkembang), yaitu negara-negara di kawasan Asia-Afrika. Deklarasi ini
adalah wujud upaya negara-negara Dunia Ketiga guna memperjuangkan hak
asasi manusia generasi ketiga, yaitu hak atas perdamaian serta pembangunan.
Dua tuntutan hak ini wajar karena negara-negara Asia Afrika ialah negara
bekas jajahan, negara baru yang menginginkan kemajuan seperti negara lain.
4) African Charter on Human and Peoples Rights (Banjul Charter)
Piagam ini dibuat oleh negara-negara Afrika yang tergabung dalam
Persatuan Afrika (OAU) pada tahun 1981. Charter (piagam) ini merupakan
usaha untuk merumuskan ciri khas bangsa Afrika dan menggabungkannya
dengan hak politik dan ekonomi yang tercantum dalam dua perjanjian PBB.
Mulai tahun 1987, diberlakukan beberapa hal penting yang mencakup hak
dan kebebasan serta kewajiban. Inti dari Banjul Charter adalah penekanan
pada hak-hak atas pembangunan dan terpenuhinya hak ekonomi, sosial, dan
budaya yang merupakan jaminan untuk memenuhi hak politik.
5) Cairo Declaration on Human Rights in Islam
Deklarasi ini dibuat oleh negara-negara anggota OKI pada tahun 1990.
Deklarasi ini menyatakan bahwa semua hak dan kebebasan yang terumuskan
di dalamnya tunduk pada ketentuan Syariat Islam sebagai satu-satunya acuan.
6) Bangkok Declaration
Deklarasi Bangkok diterima oleh negara-negara Asia pada bulan April
tahun 1993. Dalam deklarasi ini tercermin keinginan dan kepentingan negaranegara
di kawasan itu. Deklarasi ini mempertegas beberapa prinsip tentang
hak asasi manusia, antara lain,
a) right to Development, yaitu hak pembangunan sebagai hak asasi yang
harus pula diakui semua negara;
b) nonselectivity dan objectivity, yaitu tidak boleh memilih hak asasi
manusia dan menganggap satu lebih penting dari yang lain;
c) universality, yaitu HAM berlaku universal untuk semua manusia tanpa
membedakan ras, agama, kelompok, etnik, dan kedudukan sosial;
d) indivisibility dan interdependence, yaitu hak asasi manusia tidak boleh
dibagi-bagi atau dipilah-pilah. Semua hak asasi manusia saling
berhubungan dan tergantung satu sama lainnya.
7) Vienna Declaration (Deklarasi Wina) 1993
Pada tahun 1993, telah ditandatangani suatu deklarasi di Wina, Austria.
Deklarasi ini merupakan deklarasi universal dari negara-negara yang
tergabung dalam PBB. Deklarasi Wina merupakan kompromi antara
pandangan negara-negara Barat dan negara-negara berkembang yang
disetujui oleh lebih dari 170 negara. Deklarasi tersebut memunculkan apa
yang dinamakan sebagai hak asasi generasi ketiga, yaitu hak pembangunan.
Pada hakikatnya, Deklarasi Wina merupakan reevaluasi kedua terhadap
deklarasi HAM dan suatu penyesuaian yang telah disetujui oleh hampir semua
negara yang tergabung dalam PBB, termasuk Indonesia. Deklarasi Wina
mencerminkan usaha untuk menjembatani jurang antara pemikiran Barat dan
non-Barat dengan berpegang teguh pada asas bahwa hak asasi bersifat universal.

Sumber: https://sel.co.id/

4 Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945

4 Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945

4 Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945
4 Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945

Pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945
Pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 meliputi suasana
kebatinan dari UUD Negara Indonesia. Pokok-pokok pikiran ini mewujudkan
cita-cita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum
tertulis (undang-undang) maupun hukum yang tidak tertulis. Pokok-pokok pikiran
dalam Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut.

a. Pokok pikiran I

“Negara”, begitu bunyinya, yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia dengan berdasarkan atas
persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia. Kalimat tersebut
mengandung pengertian negara persatuan, negara
yang melindungi dan meliputi segenap bangsa
seluruhnya. Jadi, negara mengatasi segala paham
golongan, mengatasi segala paham perseorangan.
Negara, menurut pengertian Pembukaan UUD
1945 itu, menghendaki persatuan meliputi segenap
bangsa Indonesia seluruhnya. Inilah suatu dasar
negara yang tidak boleh dilupakan.

b. Pokok pikiran II

Negara hendak mewujudkan keadilan sosial
bagi seluruh rakyat. Dalam pokok pikiran kedua ini, negara hendak
mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Negara memiliki kewajiban kepada seluruh rakyat Indonesia untuk
mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan
menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat.

c. Pokok pikiran III

Pokok yang ketiga yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 ialah
negara yang berkedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan
pemusyawaratan/perwakilan. Artinya, sistem negara yang terbentuk dalam
undang-undang dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasar
atas pemusyawaratan/perwakilan.

d. Pokok pikiran IV

Pokok pikiran keempat yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945
ialah negara yang berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut
dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Artinya, undang-undang dasar itu
harus mengandung isi yang mewajibkan budi pekerti kemanusiaan yang luhur
dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur.
Pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 ini selanjutnya dijabarkan
dalam pasal-pasal yang terdapat pada Pasal-pasal UUD 1945

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/

Sejarah Windows

Sejarah Windows

Sejarah Windows

Windows adalah

Sejarah microsoft windows – Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis. Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar.

Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

Sejarah Singkat Tentang Windows

Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1.

Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7.

Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri – X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).

Versi-versi Dari Sistem Operasi Windows

16-bit, berjalan di atas MS-DOS
1985 November – Windows 1.0
1987 9 Desember – Windows 2.0
1990 22 Mei – Windows 3.0
1992 Agustus – Windows 3.1
1992 Oktober – Windows for Workgroups 3.1
1993 November – Windows for Workgroups 3.11 (Versi terakhir tanpa Menu Mulai)

Hibrida (16-bit/32-bit), berjalan tanpa MS-DOS (meski tidak sepenuhnya)

1995 24 Agustus – Windows 95 (Versi: 4.00.950) (Versi pertama dengan Menu Mulai)
1998 25 Juni – Windows 98 (Versi: 4.1.1998)
1999 5 Mei – Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222)
2000 19 Juni – Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000)
Berbasis kernel Windows NT
1993 Agustus – Windows NT 3.1
1994 September – Windows NT 3.5
1995 Juni – Windows NT 3.51
1996 29 Juli – Windows NT 4.0
2000 17 Februari – Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195)
2001 – Windows XP (Versi: NT 5.1.2600)
2003 – Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790)
2006 – Windows Vista (Versi 6.0 Build 6000)
2007 – Windows Home Server (Versi 6.0.1800.24)
2008 – Windows Server 2008 (Versi 6.1)
2009 22 Oktober – Windows 7 (Versi 6.1 Build 7600) (Versi terakhir dengan Menu Mulai)
2009 – Windows Server 2008 R2 (Versi 6.1)
2012 26 Oktober – Windows 8 (Versi 6.2 Build 9.200) (Versi pertama dengan Layar Mulai)

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/

Mengenal Mekanisme Kerja Otot

Mengenal Mekanisme Kerja Otot

Kalian bahagia olahraga nggak, sih? Nah, umumnya disaat olahraga, salah satu perihal yang di idamkan yakni untuk menguatkan pada anggota otot. Baik, itu pada anggota lengan, perut, maupun kaki. Apakah kamu termasuk begitu? Tapi, sebenarnya kamu menyadari nggak bagaimana mekanisme kerja otot? Yuk, kami bahas bersama!

Mengapa kami bisa bergerak? Well, gara-gara didalam tubuh kami terdapat alat gerak aktif berwujud otot dan alat gerak pasif yang bernama tulang. Oleh gara-gara itu, tulang bisa bergerak gara-gara otot. Lalu, bagaimana cara otot bisa mobilisasi tulang-tulang? Karena adanya kontraksi dan relaksasi otot.

Kontraksi otot adalah kondisi sementara otot menegang dan memendek sehingga kemudian bisa mobilisasi tulang atau rangka tubuhmu. Lalu, relaksasi itu kebalikannya dong? Yap! Relaksasi adalah kondisi disaat otot kembali memanjang. Jangan lupa, ya! Kontraksi = memendek, relaksasi = memanjang. Oh iya, otot yang sebabkan rangka bergerak disebut bersama dengan otot rangka. Unit fungsional berasal dari otot rangka disebut bersama dengan sarkomer, yang tersusun oleh aktin dan miosin.

Wah, apa kembali tuh aktin dan miosin? Aktin adalah protein pembentuk filamen halus. Aktin ini ada 2 untai, lho. Di didalam aktin ada protein troponin dan tropomiosin. Selain itu, termasuk ada segi untuk pengikatan miosin. Kalau miosin itu apa, temannya aktin? Miosin adalah protein pembentuk filamen tidak tipis yang bertugas menarik aktin disaat kontraksi otot terjadi. Wah, jadi mereka bekerja sama gitu, ya? Betul! Mereka bekerja sama sehingga kami bisa bergerak, nih.

Selain aktin dan miosin, sarkomer ini punya daerah-daerah lain di dalamnya, lho. Ada empat daerah, namanya Pita I, Pita A, Zona H, dan Garis Z. Apa aja sih yang ada di situ? Pada Pita I cuma ada aktin di dalamnya. Sementara itu, Pita A punya aktin dan miosin sekaligus. Lalu, Zona H cuma punya miosin saja. Nah, Garis Z itu apa, ya? Garis Z itu penghubung antar sarkomer. Jangan sampai tertukar, ya! www.biologi.co.id