Path Tutup Beneran atau Settingan?

Path Tutup Beneran atau Settingan

Path Tutup Beneran atau Settingan?

Anda pengguna Path ? Kabar duka bagi pengguna Path. Beberapa hari lalu Path menunjukkan menutup platfrom-nya baik aplikasi mobile maupun website.

Path Tutup Beneran atau Settingan

Dalam tulisan di platform-nya, Path terlampau menyesal dikarenakan wajib menutup layanannya. Postingan bertajuk The Last Goodbye selanjutnya mengungkap bahwa Path bakal berhenti berjalan. Ini paham pertanda bahwa Path udah menutup layanannya.

Path memberitahukan bahwa untuk informasi lebih paham tentang perihal ini silahkan berkunjung ke web resminya.

“We deeply regret to inform you that Path will be stop running. Please visit this site for more details on restore/refund process,” tulis Path didalam platform-nya.

Para netizen pun ramai berkomentar di jejaring sosial. Salah satunya Twitter. Kebanyakan netizen menyayangkan tutupnya sarana Path tersebut.

Kami Redaksi Selular.ID lakukan penelusuran berkenaan penutupan sarana Path ini. Sejak tulisan selanjutnya muncul, kami tetap sanggup memanfaatkan sarana Path baik lewat aplikasi Android maupun versi website.

Update status dan aktivitas lainnya tetap sanggup dijalankan di Path sampai saat ini. Menurut kami, barangkali besar Path mengalami error agar muncul tulisan tersebut.

Sekedar informasi, Path sendiri didirikan oleh Dave Morin dan dua rekannya di Amerika Serikat tahun 2010 lalu. Selama lebih dari satu tahun didirikan Path semakin berkembang pesat dan digemari penduduk dunia terhitung Indonesia.

Indonesia terhitung menjadi pasar terbesar untuk Path bersama dengan kuantitas pengguna terbanyak. Karena di saat itu, Path menjadi tempat sosial bersama dengan inovasi baru bagi masyarakat.

Path sendiri lebih berupa privasi dan profil penggunanya cuma sanggup diamati oleh rekan saja tidak untuk mengonsumsi publik. Inilah yang menjadi energi tarik tersendiri penduduk Indonesia terhadap Path.

Melihat potensi tersebut, Path terhitung mendapat kucuran dana berasal dari perusahaan Bakrie yang terhitung sebagai investor Path di tahun 2014 lalu. Selanjutnya di tahun 2015, Path formal diakuisi oleh Daum Kakao, pemilik Kakao Talk.

Namun, sepanjang lebih dari satu tahun terakhir popularitas Path kian meredup di seluruh dunia, terhitung Indonesia. Hingga tahun ini pengguna Path konsisten berkurang.

Sebagian pengguna Path di Indonesia udah menutup akun-nya. Mungkin popularitasnya udah tergantikan oleh jejaring sosial lain.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada info formal berasal dari Path apakah benar bakal menutup layanannya. Hingga saat ini netizen tetap bertanya-tanya apakah Path bakal terlampau tutup atau cuma settingan saja untuk mendongkrak lagi popularitasnya. Nantikan informasi berikutnya.